Patience is Key

2109 Kata

“Grace, di luar ada Kak Gio tuh.” ujar Rebecca begitu ia melihat Gio yang sedang duduk menunduk di luar tadi setelah dari kantin. “Terus gue harus apa?” sahut Grace datar. Ia hanya melirik kedatangan Rebecca sekilas kemudian kembali asyik beraktivitas dengan ponselnya. Meski begitu, sejujurnya banyak sekali pertanyaan yang berhubungan dengan mimpi semalam masih menggerayangi pikirannya. Berkali-kali ia memimpikan Selena, berkali-kali pula Grace dipusingkan dengan pertanyaannya kepada diri sendiri. Walaupun semua hanya dapat Grace pendam sendiri tanpa bisa menceritakannya pada orang lain. Rebecca meletakan bubur yang baru saja ia beli seraya berdecak. “Ya lo suruh dia masuk kek, atau lo suruh sarapan kek, atau lo tanya apa gitu kek. Kasihan tahu Grace, kayaknya dia tidur di luar semalam.”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN