Dua bulan berlalu, pernikahan Wilda dan Arthur dilangsungkan di sebuah gedung di Jalan Gatot Subroto. Semua anggota keluarga Wilda datang, termasuk kakek nenek juga keluarga ayah kandung beserta istri dan anak-anaknya. "Kakek dan Nenek datang? Mabuk perjalanan, gak?" goda Wilda. "Alhamdulillah enggak mabuk perjalanan, kami sangat terharu, melihat kamu akhirnya menikah dengan lelaki yang sangat kamu cintai," ujar Mak Inah sembari mengusap lembut kepala cucunya itu. Hari itu Wilda tampak sangat cantik, dengan balutan gaun berwarna putih, dirinya tampak seperti seorang Princess dari Negri dongeng. "Teteh Wilda, aku mau minta maaf karena selama ini telah melakukan banyak kesalahan pada Teteh," ucap Asyla saat Wilda tengah dirias. MUA berparas cantik itu berhenti sejenak dari memoles waja

