Hati Rudi tidak karuan, ada rasa nyeri terselip di sana saat mendengar putranya memanggil pria lain dengan sebutan papa. Pria itu adalah Langit, calon suami Embun. Bukannya tidak rela, hanya saja tak pernah terpikirkan olehnya kalau anak-anaknya akan memanggil Papa pada pria lain selain dirinya. "Papa!" Anak laki-laki Rudi dan Embun itu menghampiri pria dewasa yang tampan dan terlihat gagah di sana. Pria itu baru saja turun dari mobil. "Hey jagoan." Langit menyambut Alif dengan pelukan. Dia tersenyum lebar saat melihat Alif, dia kecup keningnya itu. Terlihat dari kedua matanya, kalau Langit memang menyayangkan Alif. Rudi juga bisa merasakannya, dia tulus. "Papa." Pipi Embun bersemu merah, bibirnya menahan senyum saat menyadari kalau Langit menatap ke arahnya. Pria yang sudah ada dihati

