Bab 45. Ending

1073 Kata

Melihat istrinya yang tampak tidak baik-baik saja dan berlari masuk ke dalam rumah, Rudi langsung merasa khawatir terhadap Embun. "Mama kenapa, Pa?" tanya Aisha, si sulung, kepada ayahnya. "Kalian tunggu di sini, ya. Aisha, jaga adik kamu! Papa mau menyusul mama ke dalam," kata Rudi terburu-buru kepada anak-anaknya. Aisha mengangguk, lalu melihat papanya masuk kembali ke dalam rumah. "Mama kenapa, Kak?" tanya Alif polos. "Kakak juga nggak tahu, Dek." Aisha mengangkat bahunya. Dia benar-benar tidak tahu apa yang terjadi pada mama mereka. Di kamar mandi, Embun terlihat sedang membungkuk di wastafel dan memuntahkan cairan dari mulutnya. Rasa mual yang terus-menerus membuatnya tidak nyaman. Rudi berdiri di belakangnya, mengusap punggung istrinya dengan lembut. "Kamu nggak apa-apa, Ma?" t

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN