Bab 33. Kunjungan ke penjara

1037 Kata

Hati Weni sudah senang duluan saat mendengar dari sipir penjara, kalau ada yang mendatanginya di sana. Ia pikir Rudi atau Vina yang datang menemuinya. Namun, dugaan Weni salah besar, ia terlalu besar hati. Malah orang yang tak terduga lah yang datang menemuinya. Orang yang tak pernah ia pikirkan akan datang kemari. "Embun? Ngapain kamu ke sini nemuin saya? Oh... kamu pasti mau menertawakan saya ya?" tanya Weni dengan sinis. Embun menghela napas berat, usai mendengar kata-kata Weni yang sinis padanya. Wanita paruh baya itu sudah lebih dulu berprasangka buruk terhadap dirinya. Ternyata Weni masih menyimpan prasangka buruk padanya. "Tante sepertinya saya paham sama saya. Saya datang kemari bukan untuk menertawakan Tante." Embun berkata dengan lembut pada mantan ibu mertuanya itu. Matanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN