Ametta terlihat begitu cantik dengan balutan gaun berwarna peach yang melekat pada tubuh indahnya, rambutnya yang diangkat tinggi memperlihatkan leher jenjangnya dan mengekspos bahunya yang indah, sudah lebih dari setengah jam dia mondar-mandir di balkon kamarnya, sambil sesekali menekan layar ponselnya untuk menghubungi seseorang, namun hanya u*****n yang keluar dari mulut Ametta saat orang tersebut tidak bisa dihubungi, Marry si kepala pelayan yang menunggunya sambil berdiri di dekat jendela hanya bisa menatapnya tanpa berkata sepatah kata pun, "apa dia tidak mengatakan akan pergi ke mana? "tanya Ametta kesal kepada Marry "Tuan berkata hanya akan pergi keluar sebentar setelah itu dia akan cepat kembali lagi, beliau terlihat seperti terburu-buru"ucap Marry membuat kekesalan Ametta s

