Ametta terus meronta dan mendorong d**a james sekuat tenaga saat lelaki yang di sebut sebagai suaminya itu kini tengah mencium bibirnya dengan kasar, James benar benar marah, itu yang ametta lihat sekarang, dia tidak main main saat berkata "jangan memancing emosiku" setelah ametta mencaci aurell. Ametta heran seberapa penting wanitanya itu di bandingkan dengan dirinya yang notabene sudah sah menjadi istrinya. Jika dia memang seperti itu Kenapa james tidak menikah saja dengan wanita itu kenapa harus dengan dirinya, "s**t" james mengumpat sambil melepaskan ciuman kasarnya karena ametta menggigit bibir james. "f**k, what are you doing, are you crazy?"umpat ametta dengan nafas memburu. "aku sudah memperingatimu sebelumnya, jangan memancing emosiku" ucap james. "kenapa kau bisa semarah

