Part 83

2284 Kata

"Cie sekarang akur jadi adik kakak," kata Gibran sambil menusuk-nusuk pipi Dafa. Tentu saja itu membuat Dafa kesal karena tingkah Gibran lebih dari anak kecil. Tangan Gibran langsung ditepis Dafa, lalu dari belakang mendapat bogeman dari Yoga. Mereka berdua sangat kompak dan Yoga sendiri tidak tahu kenapa tadi dirinya bisa mengkhawatirkan Dafa. Rasanya sangat aneh saja, kalau Dafa perempuan tidak masalah. Namun, sayangnya bahwa mereka adalah sesama laki-laki. Tawa Yoga membuat mereka kesal. Sebenarnya mereka ingin mengumpat Yoga, tapi mereka tidak kuasa untuk mengucapkan kata-kata kotor mengingat bahwa mereka berdua adalah tamu dan sudah seharusnya mereka bersikap sopan santun, baik dari perilaku maupun ucapan. Akhirnya mereka berdua pun hanya bisa menatapnya tajam karena tidak bisa berb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN