Part 63

2061 Kata

Reflek Ana dan teman-temannya menutup mulutnya dan kedua matanya melotot. Reflek mereka itu memang kompak ketika melihat kejadian tersebut. Setelah itu mereka saling menatap dan menahan tawa. Bahkan bukan hanya kelompok satu saja, dari kelompok lain pun refleknya hampir sama. Mereka terkejut ketika melihat si ketua OSIS tersungkur di atas tanah. Padahal tidak ada batu, kerikil, kayu, maupun barang lainnya yang menghalanginya jalan. Mungkin karena tadi Dafa berjalan tergesa-gesa, sehingga membuatnya tidak terkontrol lalu terjatuh. Dia jatuh sendiri dan bangun sendiri. Tidak ada satupun teman yang menolongnya. Kini wajah Dafa terlihat memerah menahan malu. Bahkan dia yang biasanya berdiri dan bersikap tegak pun, kini malah menundukkan kepala, lebih tepatnya tidak ingin terlalu banyak menda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN