Acara makan malam telah tiba. Masing-masing kelompok yang bertugas menjadi seksi konsumsi diharuskan kumpul di lapangan sebagai perwakilan untuk mengambil makanan. Diperlakukan seperti itu agar tertib dan cepat selesai. Kalau setiap peserta diwajibkan untuk mengantre maka nanti antreannya pasti akan panjang dan tentunya akan buang-buang waktu saja. Tepatnya pada waktu setelah isya mereka harus mengantre makanan. Tidak terlalu lama karena antara kelompok laki-laki dan perempuan ada pengurusnya masing-masing. Antreannya pun beda barisan dan panitia yang membagikan juga beda. Suatu keberuntungan bagi kelompok satu karena mereka selalu mendapatkan yang awal, sehingga tidak perlu susah payah untuk terlalu lama menunggu. "Kelompok satu!" Panggil panitia. Sintia yang merupakan perwakilan dar

