Part 87

1552 Kata

"Iya, Nek, kita datang ke sini karena bingung mau berbuat apa. Tanda kedutan mata di sebelah kiri benar-benar menandakan ada hal buruk yang menimpa pada salah satu sangga rumit saya," kata Pak Anam. Raut wajahnya terlihat sedih, mungkin karena dia benar-benar merasa bersalah dan kehilangan. "Iya, saya sudah tahu akan itu. Silahkan duduk dulu." Nenek tersebut terlihat misterius dengan raut wajahnya yang terlihat mengerikan dan penuh dengan teka teki. Bukan hanya itu saja, senyumnya yang semakin terlihat mengerikan membuat mereka bergidik ngeri. Namun, mereka juga berusaha untuk terlihat tenang, meskipun jantungnya berdetak cukup cepat. Tidak ada yang mereka ketahui bahwa sebenarnya apa yang terjadi pada kali ini sangatlah cukup mengerikan. Mungkin hanya diam dan menyimak adalah suatu hal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN