"Aku nggak mau tersesat!" Teriak Amel. Wajahnya terlihat memerah dengan kedua matanya yang terus meneteskan air mata. Dia menangis tersenggal-senggal karena tidak kuasa menahan rasa sakit. Kali ini rasa sakitnya sangat amat mendalam. Tersesat di dalam hutan hanya karena keegoisan. Rasanya Amel ingin sekali membalas apa yang sudah Elsa lakukan. Dia menatap tajam ke arah Elsa. Rasa bencinya semakin menyorot ke arahnya. Sejak awal, Amel sudah dibuat sakit hati oleh Elsa karena keegoisannya dan sekarang malah dibuat parah lagi. Dia tidak kuasa menahan tangis dan juga tidak kuat jika dirinyalah harus menerima kenyataan pahit. Antara hidup dan mati benar-benar berada di hadapannya. Tidak ada yang bisa menolong, kecuali keajaiban dari Tuhan. Amel semakin menangis menjadi-jadi, bahkan dia sud

