Waktu terus berjalan dan 10 menit pun telah berlalu. Kini mereka kembali melanjutkan perjalanan. Kali ini tidak ada sedikitpun yang bercanda maupun bernyanyi. Semua fokus terhadap dirinya sendiri karena jalan kali ini cukup tinggi, sehingga butuh banyak tenaga untuk bisa sampai ke atas. Seperti biasa, barisan selalu diawali oleh Elsa dan diakhiri oleh Ana. Mereka jalan beruntun seperti kereta api. Mungkin bagi Elsa dan Ana cukup mudah karena mereka memegang tongkat pramuka, setidaknya beban tubuh mereka ada tumpuannya. Nah, yang paling berat itu bagian yang membawa tas karena beban tubuhnya tidak ada yang menyangga, tapi malah memiliki beban lagi. Mereka kira jarak ke pos dua tinggal sedikit, tapi ternyata di luar ekspektasi. Mereka masih harus melewati jarak yang cukup jauh sekaligus j

