SEMBILAN BELAS - PERSAINGAN (PART 1)

1812 Kata

Setelah tiga pos, dua kali melawan sesama tim dan dua kali melawan guru. "Ah, bukannya ini salah satu titik point bertarung?" tanya Lyra sambil mengecek. "Yap," ucap Heitz. "Disini memang titiknya," ucap Dita. "Jika bukan pos dan tidak ada guru, berarti melawan sesama tim lagi," ucap Chloe. "Ya sudah tunggu saja," ucap Crystal. "Membuang-buang waktu saja, dasar!" keluh Melody. "Semoga saja yang muncul bukan yang aku takutkan," ucap Dita. "Amin," ucap yang lainnya setuju. Di sisi lain... "Ah akhirnya selesai bertarung," ucap Rie. "Ada untungnya juga jadi tingkat tiga, jadi bisa membaca sedikit gerakan guru," ucap Zara. (Ini cowok) "Yap aku setuju," ucap Joe. "Kami juga," ucap Rin dan Sai bersamaan, si kembar ganteng dari keluarga Kio. "Itu kan kalian, sedangkan kami? Masih tin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN