79

1211 Kata

Tin tin.... Bunyi klakson mobil jemputan dari Pak Adrian berbunyi di depan rumah, aku yang sudah menunggu dengan rapi segera mencium tangan Bunda dan berpamitan. Bunda mengantarku ke gerbang, saat beliau dan Bosku berpapasan, Adrian membuka pintu lalu segera datang menyalami Bunda. "Bu, izin berangkat," ucapnya. "Iya, Nak, terima kasih sudah mengajak anak Bunda bekerja. Mohon bimbingan dan pengertiannya ya," ucap Ibu. "Siap, saya akan bersikap baik." "Terima kasih," ucap Bunda dengan senyum hangat, ada raut lega di wajahnya saat melepasku menjauh, dari balik kaca spion Bunda melambai samar ke arah mobil bosku. "Nah, bagaimana kabarmu?" "Baik." "Maaf karena aku membuatku bekerja di hari Minggu." "Jangan sungkan, Anda atasanku, Pak." Aku melirik supirnya yang duduk di depan kami, A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN