106

1079 Kata

Aku tahu pada siapa aku harus minta uang untuk biaya sewa pengasuh dan akomodasi orang tua Mas Widi, alih alih menyusahkan calon suamiku yang kaya. Adrian tidak keberatan memberikan bantuan, 10 atau 20 juta bukanlah masalah untuknya, tapi aku masih sangat segan mengingat kami belum menikah atau terikat hubungan apapun. Di jam istirahat makan siang aku sengaja minta izin dan beralasan kepada Mas Adrian kalau aku akan menjemput anak-anak padahal sebenarnya aku pergi ke rumah sakit untuk menemui Dinda. Sebenarnya aku enggan bertemu dengan pelakor itu, malas rasanya, menatap wajah dan mata liciknya itu, aku benar benar muak, tapi, aku tak punya pilihan. Kususuri lorong rumah sakit dan mencari ruang perawatan di bagian poli kejiwaan. Wanita itu dirawat di ruangan paling ujung. Aku menge

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN