27

1166 Kata

Setelah Dinda pergi aku dan suamiku masih duduk di ruang tamu, kami duduk dalam keadaan saling terdiam, hanya bunyi kendaraan yang lalu lalang di luar sana serta detak jam dinding yang terdengar begitu kencang di telinga. Aku tak tahu harus mulai dari mana untuk menyingkirkan p*****r kecil yang mengejar suamiku dengan segala ambisi dan kegilaannya. Ya, secara tidak langsung aku sedang menghadapi orang gila. Mudah kalau aku berurusan dengan orang waras dan berakal cukup dicaci dan dihujat seseorang yang punya malu pasti akan langsung mundur, tapi jika aku berhadapan dengan orang yang punya gangguan kejiwaan dan kecenderungan untuk jadi psikopat, maka aku kesulitan. Aku khawatir dalam tindakannya yang santai dan tenang Wanita itu sudah merencanakan pembunuhan atasku dan anak-anakku, aku ja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN