MJ-BAB 11

1562 Kata

"Papi memang terbaik. Jujur ya, Mami nggak nyangka jika Papi dengan berani berkata seperti itu tadi. Ah, semoga saja Mita nggak ilfeel sama kita ya, Pi. Dan tetap mau menjalin kerjasama itu. Mami sendiri juga sudah terlanjur antusias dengan bisnis baru ini. Ide-ide yang Mita berikan sangat memikat hati mami." Dan keduanya masih saja terkikik dengan pembicaraan ngalor ngidul tidak jelas. Keluar dari dalam mobil yang sudah terparkir di garasi. Bertepatan juga dengan Johan yang baru saja memarkir kuda besinya tepat di samping mobil papinya. "Eh, Jo! Baru pulang?" Johan yang memang selesai nge gym, menganggukkan kepalanya. "Iya. Mami sama papi dari mana? Bahagia sekali kelihatannya." "Ada deh. Pengen tahu saja. Ayo masuk!" Johan mengekori kedua orang tuanya yang berjalan lebih dulu sambil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN