Cakra sudah menebak jika Daddy sudah pulang sore ini. Terlihat dari mobil yang nangkring di garasi ketika dia memarkir motor sport-nya tadi. Memasuki rumah dengan malas, pasalnya ia sudah hapal betul bagaimana tabiat Daddy-nya jika berada di rumah bersama Mommy. Pasti hanya membuatnya panas hati karena Mommy akan dikuasai sepenuhnya oleh Daddy. Sejak kecil sampai dia remaja, Daddy-nya paling tidak mau mengalah padanya. Dulu sewaktu mereka masih tinggal di satu rumah dengan Opa dan Oma, dia lah yang akan menjadi pemenang sebab semua akan berpihak kepadanya dan Daddy akan selalu terkalahkan olehnya. Opa dan terutama Oma Jeni sangat memanjakan serta menyayanginya. Daddy yang akan mendapatkan jeweran di telinga acapkali tak mau mengalah dengannya. Namun, setelah mereka pindah ke rumah sendiri

