MJ-BAB 49

1606 Kata

Johan mendekati ranjang. Membuang pandangan, menarik selimut untuk dapat membungkus tubuh Mita terutama bagian kaki hingga tengah paha yang menjadikan napas Johan naik turun tak beraturan. Begitu tubuh istrinya sudah aman dari pandangan mata, Johan menatap sebentar Mita yang tidur pulas tak terganggu sedikitpun dengan kedatangannya. Tidak mau berlama-lama larut akan keterpanaan, pria itu gegas masuk ke dalam kamar mandi. Pikirannya buntu, suhu tubuhnya memanas dan begitu ia mengguyur tubuh polosnya dengan air hangat, lagi-lagi bayangan Mita berkelebat di dalam benaknya. Ini tidak mungkin. Tak bisakah dia mengkondisikan diri untuk tak mengakui bahwa sebenarnya dia mulai menaruh hati pada Mita. Enggan mengakui dan lekas mengakhiri sesi mandinya. Lagi dan lagi, keluar dari dalam kamar mandi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN