“Kamu ada masalah?” Gina mengerutkan keningnya mendengar pertanyaan kakak laki-laki yang ada dihadapannya saat ini, kedatangan secara tiba-tiba ke toko ponselnya tanpa ada keperluan atau kepentingan. Ponsel yang dibeli sudah dibawa sama Risa beberapa hari lalu, kedatangan tiba-tiba yang mengejutkan membuat Gina langsung membawa kesalah satu warung penjual makanan dekat toko. “Apaan? Datang-datang tanya begitu.” Gina menggelengkan kepalanya. “Kamu udah berapa lama nggak pulang?” tanya Soni sambil menghitung jemarinya. “Toko butuh perhatian, mas. Aku baru buka dan masih harus mengawasi mereka, lagian aku juga harus laporan sama Mas Fierly tentang penghasilan toko.” Gina memberikan alasan yang masuk akal. Hembusan napas dikeluarkan kasar “Putri udah bisa apa ini? Kamu bawa kemana-mana?”

