Jangan Percaya

1151 Kata

“Semua sesuai dengan keinginan kamu.” Gina tersenyum menatap rumah yang didapatnya, rumahnya tidak terlalu besar tapi setidaknya langkah awal mereka mandiri. Rumah yang sebenarnya sangat berbeda dengan rumah orang tua mereka berdua, depan rumahnya langsung jalan raya. Rumahnya masuk kedalam, kamar mandi tidak sama dengan kamar mandi di rumah orang tua mereka dan itu artinya harus bisa adaptasi dengan baik. “Masalah cucian ibu bilang kamu bisa bawa ke rumah.” Fierly menyampaikan amanat ibunya tentang keadaan rumahnya nanti. “Nggak usah, mas. Aku masih bisa kamu tenang saja.” “Kamu yakin? Nggak usah malu, bagaimanapun disana juga orang tua kamu.” Gina menganggukkan kepalanya “Kalau memang mau bawa cucian pas kita kesana aja, setiap ahad kita kerumah.” “Rumah orang tua mas?” Fierly meng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN