Chapter 22

2124 Kata

Makin hari Alian merasa semakin aneh dengan sikap Liyana kepadanya. Entah sengaja atau tidak, saat di rumah ia kerap sekali berpapasan dengan kakak iparnya itu, namun Alian selalu berusaha menghindar. Entahlah hanya perasaannya saja atau memang Liyana sedang berusaha untuk menggodanya. Jujur Alian tidak ingin berburuk sangka. Terkadang Alian sempat berpikir untuk menceritakan yang terjadi kepada Ily, namun ia selalu mengurungkan niatnya itu. Ia tidak ingin hubungan Ily dan Liyana nantinya menjadi buruk. Lagi pula Alian merasa harus memastikan sendiri apakah yang selama ini ia pikirkan benar atau tidak. “Alian…” lamunan Alian terhenti saaat mendengar suara Ily seperti setengah berteriak memasuki kamar menghampirinya. “Kamu kenapa?” Alian langsung dibuat panik saat melihat istrinya itu dat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN