Part 29

378 Kata

Daffa mendobrak kamar Raffa, dengan sekuat tenaga agar pintunya dapat terbuka. Setelah terbuka, terlihat kamar Raffa sangat berantakan bak kapal pecah. Raffa sendiri duduk dilantai sambil memeluk kakinya, sangat terlihat betapa hancurnya dia. Daffa kasian melihat abangnya, tetapi dia tidak bisa melakukan apapun untuk mengurangi masalah Raffa. Daffa berjalan menghampiri Raffa, lalu duduk di samping Raffa. "Abang nggak boleh kaya gini, ayo bangkit. Sekarang kita ke rumah Aysha. Kita lanjutkan pernikahan Abang sama Aysha, baru nanti kita pikirkan masalah yang lain," ujar Daffa memberi semangat. "Nggak bisa." "Maksud abang?" tanya Daffa menyeritkan dahi bingung. "Abang nggak bisa melanjutkan pernikahanku sama Aysha, Abang nggak bisa kehilangan Dira," jawab Raffa sambil menangis. "Tapi Ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN