Seminggu sudah berlalu, semenjak hari batalnya pernikahan Aysha dan Raffa. Sejak saat itu pun, Aysha selalu mengurung diri di kamar. Perkerjaan hanya menangis di dalam, meratapi nasibnya sendiri. Makan pun tidak nafsu, Rasti dan Rio memaksa Aysha makan. Namun, Aysha terus saja menolak makan. Sekarang Rasti datang ke kamar Aysha, dengan membawa sepiring nasi, untuk makan Aysha. Rasti mengetuk pintu kamar putri dengan perlahan, karena tak kunjung ada jawaban Rasti membuka pintu dengan paksa. Rasti kaget, melihat Aysha tergeletak tak sadarkan diri lalu berkata. "Ya Allah, Aysha sayang kamu kenapa?" Rasti berteriak memanggil suaminya, tak lama kemudian Rio datang menghampiri istrinya yang berada di kamar Aysha. "Kamu kenapa sih Ma? Teriak-teriak, nggak malu apa sama tetangga," omel Rio bel

