"Iya, nggak papa. Tante ngerti kok, keadaan kamu. Kamu tau kan Raffa emang keras kepala, jadi ya mau tidak mau kamu harus turutin mau Raffa." Destria dan Dania mengobrol panjang, mengingat kenangan masa lalu, waktu Dania dan Raffa masih sekolah. "Aunty Dania!" panggil Dira langsung berlari menghampiri Aunty kesayangnya." "Princess Dira, Aunty rindu banget sama kamu sayang." Dania memeluk Dira erat, bagi Dania Dira sudah seperti putri kandungnya sendiri. "Dira juga rindu Aunty kok, Aunty kok jarang main ke sini sih. Aunty ke sini sendiri? Mana Uncle Rama, Kak Dara, Kak Ara, dan dedek Mela." "Aunty Dania ke sini sendirian, tadi nganter Daddynya Dira pulang." "Owh, Daddy kenapa kok Aunty antar pulang? Daddy sakit?" "Daddy kamu nggak sakit kok, cuma paling nggak enak badan." Dita, Dani

