BAB 18 - Boleh Minta Nomormu?

1205 Kata

"Eon, kapan rencana nikah?" Mama dari dua anak itu menegur sang putra yang baru saja bangun dan langsung bergabung di ruang makan bersama adik dan mamanya. "Nikah? baru pacaran, Ma," balasnya dan menarik salah satu kursi di samping Diandra, sang adik. "Pagi, Sayang." "Pagi, Kak. Kamu udah punya kekasih, kenapa nggak dikenalkan sama aku, sih?" tanya Diandra sok kesal. Deon tertawa kecil. "Kamu belum pulang sekolah. Gimana dong?" Memberikan sepiring nasi ke Deon, Mama Saputri ikut tersenyum. "Kapan-kapan, ajak Gangika ke sini lagi, Ion. Mama suka dech, sama anak itu. Pemalu, tapi bisa bawa diri. Kayaknya anaknya supe ya, Eon?" "Iya, Ma," balasnya bangga. "Tapi Deon hampir hilang kesempatan lho." Ketiganya sudah memulai aktivitas makan di ruang makan cukup besar untuk dihuni tiga oran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN