Satu minggu setelah pertengkaran itu, Raiden terlihat sangat sibuk. Xeena pun terlihat sama. Pagi ini, Raiden menatap menu sarapan paginya yang dibuatkan oleh Xeena. Raiden duduk di meja makan dan menatap Xeena yang terlihat menikmati makanannya tanpa sepatah kata pun. "Aku minta maaf," ucap Raiden dingin memecah kebisuan. Xeena mendongak, menatap Raiden sesaat lalu kembali pada makanannya.. Merasa tak ada tanggapan, Raiden menatap Xeena lama. "Kau tak dengar?" "..." Xeena tetap diam. "Jangan mendiamkan aku Xeena! Kau seperti orang bisu yang tak bisa bicara! Kau bahkan sudah mengabaikanku selama satu minggu!" Xeena meletakkan sendoknya lalu menatap Raiden. "Kurasa tak ada yang perlu dibicarakan, Agera. Seperti katamu waktu itu. Aku akan diam sesuai perintahmu!" "Ma-" "Jan

