14. Bahasa Cinta

2022 Kata

“Ay, tolong ambilin dagingnya. Ini arangnya udah nyala.” “Oh iya, Mas.” Aya langsung bergerak menuruti permintaan sang suami, mengambil daging yang sudah tersedia di meja dan menyerahkannya pada Rizal. Seperti yang sudah dijanjikan, malam itu—malam minggu dan keempat serangkai yang berjanji akan menghabiskan bersama waktu mereka di akhir pekan sudah berkumpul di sana. Dan sebagai satu-satunya laki-laki di antara keempat wanita yang bersamanya, Rizal tentu merasa punya tanggungjawab yang lebih, merasa perlu mengerjakan hal-hal yang berat agar para wanita dari teman-teman istrinya itu bisa menikmati waktu mereka. “Aku bantu bakarnya, Mas.” “Nggak, nggak. Kamu duduk aja sama temen-temen kamu, biar aku yang masak. Kalian pokoknya duduk manis dan nikmatin waktu kalian aja.” Rizal tersenyum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN