Aku baru membaca pesan Giko dan Danar di w******p grup saat sudah sampai rumah. Aku meninggalkan Dean yang langsung menghampiri Ibu ketika kami sampai rumah. Dia sempat membelikan martabak telur pesanan Ibu sebelum pulang. Sekarang keduanya sedang ngobrol seru di ruang TV. Menghabiskan martabak telur dengan dua cangkir teh hangat di atas meja yang Ibu siapkan tadi. "Dean perasaan makin ganteng aja" Itu chat yang Giko tulis, di bawahnya Danar menyahuti. "Namanya juga laki." "Takutnya ada yang jatuh cinta tanpa sadar, Nar." "Maksudnya elo?!" "Ya kali, gue jatuh cinta sama laki. Emang gue Ragil!" "Hahaha!" Pembahasan yang unfaedah. Aku memutar bola mata dan memutuskan nggak nimbrung dalam obrolan chat itu. Setelah berganti pakaian aku keluar dari kamar. Dean masih duduk manis di d

