Chapter 38

1066 Kata

Rifan terdiam cukup lama, kabar kehamilan Maya tentu membuatnya sangat syok. Apa karena sebab ini, perempuan itu sampai nekat mencoba bunuh diri? Ternyata musibah saat itu bahkan sampai membuahkan hasil. Ya Rabbi, yaa Kariim. “Tuan!” Bidan itu mengetuk meja cukup keras karena Rifan malah terlihat melamun. Benar saja lelaki itu sedikit terperanjat. “Apa anda benar bukan siapa-siapanya nona ini?” Rifan menggeleng. “Saya bertemu dengannya di trotoar, dan pingsan. Ah, sebenarnya beberapa bulan terakhir ini saya ngontrak rumah sebelah rumah dia, Dok. Tapi, hanya sebatas itu. Saya tidak tahu menahu soal dia.” “Kalau begitu, mungkin anda bisa menghubungi salah satu keluarganya.” Rifan terdiam sejenak. “Begitu, ya? Soal itu—” “Tidak!” Baik Rifan maupun dokter itu seketika menoleh dan mena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN