Malam itu Naresh tiba di apartemen pukul sembilan. Bu Ola seperti biasa menyambut kedatangannya dan berbasa basi mengenai keadaannya. Tahu Naresh yang pasti lelah bekerja, Bu Ola sama sekali tidak menyinggung tentang masalahnya dengan Clay, membiarkannya masuk kamar dan membersihkan diri. "Mama sudah siapkan kamu makan malam." "Ya. Aku mandi dulu, Ma." "Mama tunggu." Naresh mengangguk dan berlalu menuju kamar. Naresh menghela napas panjang saat melihat kamarnya yang masih sangat rapi, dia tidak mendapatkan Clay di dalam kamarnya. Masih marah, dia juga tidak akan menegur istrinya itu lebih dulu seandainya dia bertemu. Bayang-bayang Clay duduk berdekatan dengan Sammy dengan lengan yang hampir bersentuhan, membuat Naresh geram dan sangat marah. Rasanya tidak ada penjelasan yang perlu di

