Siang itu menu makan siang mereka sangat sederhana saja, nasi putih dan telur dadar campur tahu, ditemani lalap timun dan daun kemangi. Clay berkali-kali memuji Naresh sangat telaten saat memasak dan mempersiapkan segala sesuatu untuk camping, terutama soal makanan dan minuman. Entah kenapa menu sederhana itu terasa sangat nikmat di suasana perkemahan. Malam saat sebelum tidur, Naresh memeluk Clay dalam satu selimut. Bak dimabuk cinta, keduanya tidak bosan-bosannya saling melumat bibir, sampai keduanya mengeluh tak kuasa menahan hasrat untuk hal-hal lebih jauh. "Enak banget, Naresh," seolah mengulas apa yang dia alami semalam, malam ini, setelah mendapatkan ciuman dahsyat dari mulut Naresh, Clay seperti ingin lebih terbuai lagi. "Apa yang kamu rasakan?" tanya Naresh dengan tatapan le

