Menjelang pukul sembilan malam, apartemen Akhyar sudah sepi, karena anak-anak dan cucu-cucunya pulang ke rumah masing-masing. Akhirnya Akhyar pun bisa berdekatan dengan Clay dan tidak merasa sepi. Akhyar mengajak Naresh dan Clay untuk menghabiskan malam ini di kamarnya yang luas, menjelang mereka tidur. Tampak mereka berempat rebahan di atas kasur besar yang terbentang di atas lantai. Clay yang tiduran dengan kepala di atas pangkuan Bu Ola, Naresh dan papanya duduk dengan bersandar di bantal besar. Mereka bak keluarga bahagia berbincang-bincang akrab. Akhyar semangat menceritakan kisah hidupnya dulu yang bekerja sejak muda, yang sejak SMA sudah tinggal dan sekolah di sana, lalu melanjutkan pendidikan hingga S3. Akhyar yang tidak pernah menyia-nyiakan kesempatan, dia bekerja sambil kuliah d

