Kita yang Undang

1189 Kata

"Kamu tundalah pekerjaan di kantor dan fokus dulu ke pernikahan Nesrin," ujar Akhyar ke Naresh yang sekarang mengunyah pia kedua. Akhyar akhir-akhir semangat mengurus pernikahan anak adik iparnya itu. Akhyar memang semangat mengurus pernikahan, lamaran atau apapun yang berkaitan dengan rumah tangga. Dia tidak lupa selalu mengingatkan siapapun di dalam keluarga besarnya agar terus mempertahankan rumah tangga. "Ok, Pa." "Yah. Kamu tanya-tanyalah Ami Said, sekadar basa basi, apa yang dia butuhkan lagi." Kata-kata akhyar mengandung kode. "Iya, Pa. Nanti aku hubungi Ami Said." Akhyar hela napas panjang. Ada yang dia khawatirkan dari raut wajahnya. "Hm ... kamu dan Clay bagaimana?" tanyanya. Naresh lirik Niko yang tengah melirik Sabine. "Yah, aku ... dekat Clay sekarang, Pa." Naresh seak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN