Yue POV Aku mengerjap, menyesuaikan pandangan pada sekeliling. Gelap, tak ada b******n sialan itu. Kesal setengah mati terbangun tanpa Vance di sampingku dan yang terpenting, Ke mana tumpukan uangku!? "Vance, di mana kau k*****t!" seruku, bangun dari tempat tidur dan menyalakan lampu. Mengambil kemejanya untuk kukenakan, sedikit terkejut melihat pantulan tubuh polosku di cermin. Mulus, tak ada bekas gigitan, memar atau luka lainnya yang biasa Vance tinggalkan. Apa dia sedang sakit? Atau jadi melembut padaku? Masa bodoh, tetap saja hal itu tak membuatku memaafkannya begitu saja. Aku masih dendam ditinggalkan selama itu, meski sebagai gantinya ia membangunkan galeri impianku dan juga memberikan aku sebuah cincin dari batu emerald yang kusukai. Benda mahal dan berkilauan yang sudah ada di

