Chapter 31

2002 Kata

Vance POV Aku menghela napas, berusaha tak menatap mata Mommy yang tengah menatap bengis padaku. Tak mau memulai pembicaraan dengan manusia depresi sepertinya, terlihat kacau dan semakin mirip dengan penjahat. Padahal masa hukumannya baru berjalan selama dua minggu, tapi ia sudah bertingkah seolah-olah dunia akan kiamat dan menjadikanku musuhnya. "Kapan kau akan menikahi menantuku?" Ugh. Aku juga tak dengar pertanyaan ini, mataku terlalu sibuk dengan layar laptop dan telingaku tersumbat oleh earphone. Bang! "Jawab k*****t!" "KAU MELUBANGI LAPTOPKU, MOM!" Bang! "Jawab b******n!" Oke! Mommy benar-benar depresi sepertinya, dia bahkan tak segan-segan menembak earphone di telingaku. Bayangkan saja bagaimana efeknya jika benda sekecil itu dijadikan sasaran tembak di telingamu dari jara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN