BAB 76 – PERMAINAN YANG LEBIH DALAM Mobil meluncur mulus melewati jalanan kota Manhattan yang bermandikan cahaya. Aroma kulit asli yang mahal memenuhi interiornya, menciptakan suasana yang eksklusif dan intim. Lovania menyandarkan punggungnya dengan anggun, sementara Marco duduk di sebelahnya, tatapan tajamnya seakan berusaha menembus pikiran wanita itu. "Langsung ke intinya, Marco," ujar Lovania tanpa basa-basi, jemarinya dengan santai menelusuri gelas kristal yang berisi wine merah yang telah disiapkan di dalam mobil. "Apa yang membuatmu begitu tergesa-gesa menemuiku?" Marco tidak langsung menjawab. Sebaliknya, dia mengamati Lovania seolah sedang menilai setiap gerakannya. "Aku tidak suka permainan yang tidak bisa kuprediksi," ucapnya akhirnya, suaranya dalam dan tenang, namun sarat

