Bab 23

1090 Kata

Pukul satu dini hari, dan Hana masih juga tidak kunjung dapat terlelap meski sedetik. Ia masih saja kepikiran dengan ucapan Lee Yeol beberapa saat yang lalu. Tidak menginginkannya, tidak menempatkan pria itu di hatinya. Apa maksudnya? Padahal jelas-jelas Do Hana terlihat begitu mencintai Lee Yeol sampai-sampai ia rela mendapatkan perlakuan buruk lelaki itu hanya demi mempertahankan perjodohan konyol ini. Lalu apa maksud perkataan Lee Yeol sebenarnya? “Aishhh, ini benar-benar membuatku gila!” gerutu Hana mengacak rambutnya sendiri. “Berisik sekali, sih,” Juri berkata dengan mata setengah terpejam. “Ah, maaf. Tidurlah lagi,” kata Hana merasa tidak enak hati. Ia merebahkan kembali tubuhnya, menatap langit-langit kamar hotel dengan pikiran menerawang soal kemungkinan apa saja yang seben

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN