“Aku ingin kau tidur denganku malam ini.” Sempat terjadi hening selama beberapa saat. Hana yang baru saja menyadari perkataan ambigu nya langsung panik sendiri. Ia melambaikan tangan, hendak merevisi perkataannya namun Lee Yeol keburu menanggapi. Pria itu berdaham beberapa kali, matanya melihat ke sana-sini seperti sedang berusaha menghindari tatapan mata Do Hana. “Jadi…. Kau ingin aku tidur denganmu?” tanyanya dengan suara lirih dan berat di kata tidur. Belum lagi ekspresinya yang terlihat begitu menyebalkan dengan seringai pada wajah, sial! Tampannya itu. “Bukan, itu. Anu, maksudku. Kita hanya akan tidur, ya, hanya tidur! Bukan seperti apa yang kau pikirkan!” seru Hana kemudian. Reaksi Lee Yeol hanya kernyitan dahi, pria itu memicingkan mata dan mendekat ke arah si gadis Do yang t

