Sam mengusap air matanya, "aku akan menemukan mu Perry, aku pasti menemukan mu, bahkan jika kau menolak kehadiran ku," ucap Sam tak perduli entah apapun rintangannya. Sam mulai bangkit dan berjalan pergi, ia melajukan mobilnya, dengan kecepatan sedang namun tiba-tiba dering ponselnya berbunyi. Biip... Bippp.... Sam masih mengabaikan itu, karena menurut Sam tidak penting. Biiip....Bippp.. Sam melirik sekilas ponselnya namun yang ia lihat nomor tak dikenali Sam. Bipp...Bipp... "Penganggu saja," kesal Sam namun akhirnya ia mengangkatnya. "Bisakah kau tak usah menganggu ku," ucap Sam dengan nada emosi. "Aku menemukan Perry Sam, apakah aku menganggumu?" Ucap pria di telpon. Ciiittt..... Bruggggg.... Sam mengerem mobilnya tanpa jeda mengakibatkan sedikit benturan di kepala Sam, tapi i

