Bab 17. Senyaman Bantal

1704 Kata

Setelah Karisa puas mendengarkan cerita Cika dan ikut senang, mereka keluar dari toilet dan duduk kembali bersama pasangan masing-masing. Terlihat wajah Nathan dan Kenzo sama-sama tersenyum, sepertinya mereka membahas sesuatu yang menyenangkan. Nathan memang laki-laki yang mudah bergaul, jadi dia mudah berinteraksi walaupun baru berkenalan. “Mau makan sekarang?” Tanya Nathan ke Cika. “Ehm, hayuk deh. Mau makan resto apa, Sa?” Tanya Cika ke Risa. “Kepingin makan celup-celup gitu, enak kali yah. Dingin tadi di bioskop.” Jawab Risa. Akhirnya mereka memutuskan makan di sebuah restoran steamboat. “Kenapa ngak bilang kalau tadi kamu kedinginan?” Tanya Kenzo saat mereka berjalan menuju restoran. “Yah, kalau bilang juga sia-sia, Kak. Aku ngak bawa jaket atau sweater.” “Kalau kamu bilang, a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN