Menyingkirkan

1959 Kata

“Kakak, maafkan aku,” ucap Clara sembari menyeka air matanya. Sebab ia baru saja muntah, dan itu jelas sangat merepotkan sang kakak yang selalu saja merawatnya. Clara sendiri tidak mengerti, mengapa dirinya sangat cengeng, lebih cengeng daripada dirinya yang sebelumnya. Sungguh menyebalkan. Terlebih, saat kondisi tubuhnya yang semakin menurun saja dari waktu ke waktu. Calvin sendiri menghela napas dan berkata, “Tidak. Kenapa kau meminta maaf padaku? Kau muntah bukannya karena ingin, tetapi kondisi tubuhmu memang tidak baik-baik saja.” Calvin menyeka sisa muntahan yang terdapat pada bibir dan dagu Clara dengan hati-hati dan penuh dengan kasih sayang. Jujur saja, saat ini Calvin sendiri sangat mencemakan kondisi adiknya ini. Hal itu terjadi karena kondisi tubuh Clara semakin memburuk. Kini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN