Riolo tergesa-gesa berlari menuju ruangan Ostra. Tentu saja Ostra saat ini tengah memantau pemulihan markas sekaligus menyusun rencana selanjutnya mengenai apa yang akan ia lakukan. Karena kini memang hanya tersisa dirinya dan Riolo sebagai pemimpin maka, mereka harus berbagi tugas. Di mana Ostra yang memegang kendali, dan sisanya Riolo yang akan mengurus hal tersebut. Setidaknya mereka memang akan melakukan semuanya dengan cara ini hingga Gaal sadarkan diri dari kondisiiiiinya saat ini. Tentu saja kedatangan Riolo tersebut mendapatkan tatapan tajam penuh peringatan dari Ostra. Mengingat meskipun terburu-buru, seharusnya Riolo tetap menunjukkan sopan santunya. Ia harusnya mengetuk pintu sebelum masuk ke dalam ruangan. Bukannya berlari seperti orang gila, dan menerobos tanpa permisi sepert

