Rian tersenyum kala menengok ke kursi penumpang, melihat kedua buah hatinya yang tertidur begitu lelap dengan senyuman yang terbit dari bibir mereka. Setelahnya dia ke samping tepat di mana Fisa duduk dengan tengang memperhatikan jalanan. "Mereka keliatan kecapean." ujarnya pelan, yang diangguki oleh Fisa. "He'em... Mereka terlalu bersemangat melihat lumba-lumba sampai kelelahan. Sebuah pengalaman yang sulit dilupakan bagi mereka, bahkan kamu lihat sendiri tadi, bagaimana Ela dan Elo berteriak histeris dan hampir menggulingkan sampan yang mereka tumpangi. Mereka terlalu bersemangat sepertimu" ujar Fisa dengan kekehan pelan, dia bahkan tidak pernah menyangka dengan reaksi yang di berikan si kembar saat melihat lumba-lumba tadi. Rian terkekeh pelan, pikirannya kembali menerawang, melihat
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


