Setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan dikarenakan macet panjang yang terjadi membuat tububku serasa tak sanggup lagi untuk beranjak dari bangku penumpang ini. Tapi tetap saja aku gak boleh boleh cemen. Toh ini semua buat kebaikanku juga kan. Perlahan ku elus perutku lembut dan bergumang supaya baby dalam perutku mau di ajak bekerja sama untuk melakukan kegiatan ini. Aku mulai turun saat tubuh ini mulai bisa di ajak bergerak. "Gimana mau lanjut gak. Kok kayaknya belum apa apa udah lesu gitu ?" tanya Mili saat aku keluar dari mobilnya. "Yee ya lanjut dong. Lo gak liat apa kalo badan gua udah kayak bedug gini ?" ucapku dengan mengangkat kedua tanganku menunjukan betapa melarnya badanku yang sekarang. "Hahaha yaudah lah. Mending masuk aja sekarang. Tapi inget jangan sampek kec

