A Wish

1265 Kata

" Selamat malam, mbak Lidya ku yang cantik... Kita ganti pakaian dulu ya..." ucap Gina dengan lembut dan dibalas senyuman oleh Lidya. Dengan lembut dan telaten Gina membuka pakaian Lidya satu persatu dan menyeka kulit mulusnya dengan handuk hangat dan nampak Lidya menatapnya dengan teduh. Dan apa yang dikatakan oleh Endi tempo hari tentang kemiripan mereka berdua memang benar adanya. Hanya jenis dan potongan rambut mereka saja yang berbeda. Dan pastilah Kiraz mewarisi rambut ikalnya tersebut dari sang ibu. " Mbak, bentar lagi kita bakalan pindah. Mbak Lidya pasti suka tempatnya. Aku kemarin udah lihat layout nya dan bagus banget. Disana aku juga bakalan sedikit sibuk karena aku akan jadi wakil papa mertua mbak Lidya disana. Sementara aja sih sampai manager barunya datang. Dan yang paling

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN