" Oke. Kita udah sampai." ucap Tian ketika mereka telah sampai di sebuah kaki bukit yang letaknya cukup jauh dari pusat kota. Gina mengerjapkan matanya yang tadi sempat tertidur beberapa saat setelah bergantian menyetir dengan Bastian. Akhir- akhir ini mereka memang tidak tidur dengan baik karena lebih memilih untuk saling bercerita selepas pergumulan mesra mereka. " Ini dimana?" tanya Gina. " Somewhere only we know. Ayo..." jawab Tian dengan tersenyum hangat lalu mengajak Galina untuk turun dari mobil mereka. " Sayang, ini bagus banget..." ucap Gina ketika ia melihat sekitarnya yang dikelilingi oleh hamparan rumput hijau dan udara yang sejuk. " Kamu suka?" tanya Tian dengan menghampiri sang istri dan merangkul pundaknya dari belakang. Gina mengangguk antusias dan sedikit memiringkan

