Sepanjang perjalanan, mereka berdua tidak banyak saling berbicara dan Tian hanya terus mengusap punggung tangan sang istri yang ia tarik melingkar di pinggangnya. Gina sendiri tidak tahu harus memulai percakapan dengan Tian yang nampak hanya ingin berkeliling menikmati suasana malam. " Kamu nggak capek kan?" tanya Tian dan dijawab oleh Gina dengan gelengan kepalanya. Tian kemudian memarkirkan kendaraannya ke sebuah hotel dan itu membuat Gina berpikir sesaat jika Tian akan melakukan sesuatu kepadanya yang mungkin baginya adalah hal yang biasa untuk sepasang suami istri. (" Wait... What??? Hotel???") batin Gina terkejut. " Tian... Kita... Mau ngapain ke sini?" tanya Gina dengan ragu sambil melepaskan helm yang dipakainya. " Have fun..." jawab Tian dengan santai dan mengulurkan tangannya

