" Serius kamu?! Pacar kamu bukan dokter Adrian?" tanya Helena dengan antusias. " Ya bukanlah... Mana ada aku sedekat itu sama Adrian. Dia itu cuma kebetulan kenal aja karena dia temannya... Temannya itu, kenalan aku." jawab Gina. " Jadi selama ini aku salah sangka?" " Makanya kak Helen tuh nanya dulu. Coba deh kalau misalnya kak Helen langsung jutekin Adrian atau langsung marah ke dia, bisa malu banget kan?" ucap Gina. " Pasti dia heran banget ya kenapa aku tuh kalau ngomong suka ketus ama dia. Abisnya kamu juga nggak ngomong- ngomong." " Yeee... Makanya jangan suka judes sama orang. Kirain selama ini kak Helen tuh pinter, sekarang udah rusak image kak Helen di mata aku." canda Gina yang membuat Helena kikuk. " Pantas aja kamu malah kelihatan biasa aja sama dia. Kak Helen kirain kar

